Okeh... Sejenak kita lupakan masalah sing mumeti (yang buat ruwet)... sekarang gua pengen cerita tentang pengalamanku waktu ikut makrab kamadhis UKDW tanggal 16 -17 Sepetember 2006. Lokasi makrab kami adalah di Kaliurang. Kami menginap semalam di rumah penginapan. Tempatnya sejuk dan adem, apalagi waktu pagi, uwih... ademe pool (dingin buanget)... Kita semua yang berangkat ke sana kira-kira ada 30an orang lebih,jadi ga gitu rame dan ga gitu sepi, yah,standar lah, :-) ... Pada jam-jam tertentu kita disediakan makanan dan minuman oleh karyawan dari si empunya rumah itu, pokoke kita kaga bakal mati kelaparan dan kehausan dah di sana. Yah,biarpun lauknya yang biasa-biasa aja, tapi semua enak-enak.
Pada hari pertama gua di sana, yaitu hari sabtu, semua acara dipusatkan pada aula di kompleks penginapan itu. Acaranya bermacam-macam dan asik-asik semua. Dari siang sampe malam pada acara bakar-bakaran. Wah,ternyata orang-orang kamadhis merancang acara yang kaga ngebosenin, jadi cukup enjoy juga lah biarpun acara pada hari petama itu di ruangan. Ada hal yang menurutku itu lucu, pada acara bakar-bakaran, kami mengelilingi api unggun. Tiba-tiba ko Ta' Hong berbicara seolah-olah ia memang orang yang arogan. Ia mengkritik semua panitia dan peserta. Ia berbicara sebagai pembina kamadhis... yah dia memang elder-nya kamadhis kog. Suddently,ia memusatkan pembicaraannya pada 3 orang, yaitu, Willy Budiman, Ko Erick, dan Leman, dan mereka disuruh berdiri menempati suatu sisi terpisah dengan para peserta lain, mereka juga disuruh untuk menutup mata mereka dan mendengarkan dengan baik apa yang ko Ta' Hong katakan. Ia mengkritik mereka dengan alasan sejak dari awal acara hingga acara api unggun ini mereka tidak pernah serius mengikuti acara, sering main-main dan ga menghargai panitia. Hiperbol seh, padahal sebenarnya mereka nga gitu, dan memang yang namanya makrab itu kan acara buat fun-fun-an, jadi ga mungkin orang pada serius semua. Tapi itu semua cuma akal-akalan ko Ta' Hong aja. Setelah puas mengomentari mereka, akhirnya para peserta diminta untuk mengelilingi api unggun lalu menyalami mereka bertiga, serentak setelah itu kita semua disuruh untuk menyanyikan lagu selama ulang tahun. Dari tadi gua memperhatikan wajah Willy Budiman yang sepertinya merasa menyesal akan kata-kata dari ko Ta' Hong, kata orang seh dia hampir nangis. Hahaha :-D . Dasar lugu. Sebenarnya gua udah tau maksud ko Ta' Hong dari awal. Dalam hati gua berkata "basi ah", karena gua sudah pernah mengetahui cara ngagetin orang yang ultah waktu gua ikut makrab Info Camp tahun 2004. Setelah itu kita semua bakar jagung, lalu sebagian dari kami ada yang mengunjungi tempat makrab Kamadhis Atma Jaya yang ternyata sangat dekat dengan tempat makrab kami, cuma nyebrang doank dah nyampe...
Hari kedua. Bangun pagi-pagi jam 5, mak jang... dinginnya... ampun DJ... ga tahan, lalu gua pake jaket. Masih dingin juga, tapi lumayan lah. Hari kedua ini,kita outbond seharian ampe pulang. Lokasi permainan outbond-nya masih di seputar kaliurang. Permainannya banyak dan asik-asik semua. Puas deh iktu acara kamadhis. Setelah selesai outbond, kita semua pada makan siang dulu, setelah itu kita kemas-kemas untuk pulang. Kita pulang dengan bus. Semua peserta pada capek,akhirnya di perjalanan pada turu (tidur) semua. Ahh... gua lupa masukin handuk basah yang gua jemur di kursi. Gara-gara buru-buru ngemasin barang,jadinya nga perhatiin handuk yang lagi dijemur. Ketinggalan deh tu handuk. Tapi ya sudah lah... inilah harga belajar dari pengalaman, sebuah handuk dikorbankan. Belajar dari kesalahan kecil untuk tidak mengulanginya lagi sebagai kekliruan besar di masa mendatang. :-D. Yah mungkin sampai di sini dulu cerita dari gua tentang makrab yang cukup fun dengan orang-orang Kamadhis....
Salam
.:: Andi Suwito - Apin ::.
<<>>


Tidak ada komentar:
Posting Komentar